Anda Pengunjung Ke:

free html visitor counters

User:



Pilih Halaman:
[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16] [17] [18] [19] [20] [21] [22] [23]

Sebaran Mata Kuliah dan Jadwal Kuliah Semester Gasal 2017/2018

Assalamualaikum wr wb

Kami informasikan berikut sebaran mata kuliah dan jadwal kuliah sementara semester gasal 2017/2018. Bagi mahasiswa dan dosen Fakultas Geografi UMS silahkan download di halaman ini

Selanjutnya ...

Prosiding Semnas Geografi Tahun 2017 Telah Terbit

Assalamualaikum Wr WB

Diinformasikan kepada seluruh peserta dan pemakalah kegiatan seminar nasional Fakultas Geografi UMS Tahun 2017, bahwa prosiding telah terbit. Prosiding versi online dapat dilihat dan didownload dilaman berikut: Prosiding Semnas 2017 

Selanjutnya ...

Daftar Abstrak Seminar Nasional Tahun 2017

Diberitahukan bagi peserta kegiatan seminar nasional Fakultas Geografi UMS tahun 2017. Silahkan download kumpulan abstrak di sini

Selanjutnya ...

Pengumuman Abstrak Diterima Tahap 1 dan 2 Semnas Geografi 2017

Yth. Pemakalah Seminar Nasional Geografi UMS 2017

Bapak/Ibu bersama surat ini kami informasikan bahwa setelah proses review,  makalah Bapak/Ibu diterima untuk dipresentasikan dalam Seminar Nasional Geografi UMS 2017.

Selanjutnya kami sampaikan Surat Undangan Presentasi beserta lampirannya.

Mohon memperhatikan beberapa informasi penting berikut ini:

  1. Untuk memudahkan proses penyusunan prosiding maka dimohon para Pemakalah mengirimkan full paper sesuai template (terlampir).
  2. Untuk memudahkan dan mempersingkat waktu saat proses daftar ulang di lokasi seminar, maka dimohon para pemakalahmelakukan pembayaran biaya seminar via transfer ke Bank Mandiri No Rek. 138 000 770 301 5 a.n. Choirul Amin.

Selanjutnya ...

Dosen Fakultas Geografi Hadiri Undangan Sebagai Narasumber Peningkatan Kompetensi Guru Geografi di MGMP Geografi Kabupaten Boyolali

Program menghadirkan narasumber dari dosen Fakultas Geografi merupakan salah satu bentuk nyata implementasi MoU yang telah dibuat sebelumnya pada saat Fakultas Geografi UMS melakukan kegiatan roadshow ke MGMP Geografi Kabupaten Boyolali dan SMA N 1 Cepogo Boyolali. Adapun narasumber yang diundang dalam kegiatan peningkatan kompetensi guru adalah bapak Drs. Priyono, M. Si., dan Agus Anggoro Sigit, S. Si., M. Sc. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 30 Maret 2017 pukul 08.00-selesai

Selanjutnya ...

Ketidakadilan dan Kehancuran Orang-orang Terdahulu

Wahai manusia sesungguhnya yang menghancurkan orang-orang yang sebelum kalian adalah sikap mereka yang apabila yang melakukan kejahatan mencuri adalah orang yang terpandang mereka membiarkannya (tidak menghukumnya). Namun bila yang mencuri di tengah mereka adalah orang yang lemah, maka mereka menegakkan hukum atasnya. Demi Allah SWT seandainya Fatimah binti Muhammad mencuri, maka aku sendiri yang akan memotong tangannya.”

(HR Bukhari dan Muslim)

Prof. Dr. Mahfudz MD dalam dialog dengan tema "Merekatkan Bangsa" di acara Hut TV One yang disiarkan secara live pada Selasa malam, 14 Februari 2017 yang lalu menyampaikan bahwa persoalan bangsa sekarang ini adalah persoalan penegakkan keadilan, persoalan tidak tegaknya hukum, bukan masalah etnis ataupun agama. Bahkan Prof Mahfudz menegaskan bahwa keadilan di berbagai lini sekarang ini lumpuh.

Pernyataan tersebut disampaikan terkait dengan “kegaduhan” yang melanda negeri ini sejak 5 bulan terakhir. Pernyataan Basuki Tjahaja Purnama dalam kunjungan kerjanya di Kepulauan Seribu dianggap menistakan agama sehingga memicu serangkaian aksi unjuk rasa yang diadakan di seluruh Indonesia, terutama di ibu kota Jakarta. Para pengunjuk rasa itu menuntut menuntut agar penista agama itu diadili seadil-adilnya sesuai hukum yang berlaku.

Selanjutnya ...

Banjir Berulang Kali, Human Eror, dan Azab Alloh

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (kejalan yang benar).

(Ar-Rum:41-42)

Bencana demi bencan seolah datang silih berganti melanda negeri Indonesia tercinta ini. Termasuk bencana banjir yang beberapa hari belakangan ini telah melanda Ibu kota Jakarta dan kawasan sekitarnya. Seperti diketahui, hujan lebat yang melanda Jabodetabek mengakibatkan banjir di hampir seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya. Ribuan orang mengungsi. Selain itu, tak terhitung kerugian harta dan benda yang diderita warga.

Jika kita telusur lebih seksama, banjir di Jakarta dan sekitarnya ini bukanlah yang pertama kali, melainkan peristiwa yang selalu berulang setiap tahun. Penyebab banjir yang berulang di Jakarta dan sekitarnya selain karena faktor kondisi geografis yang memang rentan banjir (seperti kenyataan bahwa sebanyak 40% wilayah Jakarta berada di bawah permukaan air laut, terdapat 13 buah sungai yang bermuara di pantai Utara Jakarta, dan curah hujan yang tinggi),  banjir juga disebabkan oleh perilaku warga yang tidak bijak terhadap lingkungan. Kebiasaan warga yang membuang sampah sembarangan sangat berpengaruh terhadap kapasitas drainase yang ada.  Ketika hujan turun, sampah yang dibuang sembarangan tadi ikut terbawa sampai sungai dan menyumbat aliran sungai-sungai yang ada.  Selain itu, semakin banyak area yang ditutupi dengan permukaan yang tidak dapat menyerap air seperti jalan dan gedung sehingga ketika hujan turun airnya tidak dapat diserap bumi tetapi mengalir dipermukaan dan memenuhi drainase yang ada. Selain itu, ada juga yang mengkaitkan bencana banjir yang menimpa Jakarta dan sekitarnya itu adalah azab Alloh karena dosa yang dilakukan penduduk di sana. Benarkah demikian?

Selanjutnya ...

Donald Trump, Islamophobia, dan Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

“Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.”

(Q.S Al-Anbiya: 107)

            “I think Islam hate us”, demikian ujar Donald Trump sehari sebelum debat capres dari Partai Republik di Miami, Florida pada 10 Maret 2016. Kalimat itu diungkapkan  beberapa bulan sebelum akhirnya Trump maju sebagai capres dari Partai Republik dan akhirnya memenangi pemilihan Presiden Amerika pada 8 November 2016 lalu. Ungkapan Trump di atas jelas menyiratkan betapa Ia phobia terhadap Islam. Bahkan dalam banyak kesempatan dalam kampanyenya, Trump berulang kali menyampaikan rencananya yang akan melarang muslim masuk ke Amerika Serikat. Selain itu, warga muslim di Amerika akan didata dan diawasi. Alih-alih menganggap “Islam adalah perdamaian”, Trump menyatakan bahwa, “Islam membenci kita”.

Selanjutnya ...

Tertangkapnya Hakim MK dan Hukum Risywah

“Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.

[QS. Al-Baqarah: 188].

Seorang hakim yang bertugas di Mahkamah Konstitusi (MK) tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar KPK pada Rabu (25/1/2017) lalu. Hakim yang menerima suap tersebut terkait uji materi di MK. Ini sungguh memprihatinkan dan ironis. Seseorang yang seharusnya menegakkan hukum dan memberantas korupsi, namun justru dia ikut melanggar hukum dan terlibat korupsi. Lebih ironis lagi karena ini bukan kasus korupsi pertama yang dilakukan oleh hakim MK. Sebelumya, Akil Mochtar mantan ketua MK dihukum seumur hidup karena dinyatakan terbukti bersalah menerima hadiah dan tindak pidana pencucian uang terkait kasus sengketa Pilkada di MK.

Kenyataan ini menjadi tanda bahwa betapa sangat akut dan kronisnya penyakit korupsi yang menggerogoti bangsa ini. Bahkan pejabat-pejabat publik yang seharusnya memberikan keteladanan justru menjadi bagian tumbuh suburnya budaya korupsi ini.

Selanjutnya ...

Hoax, Ifki, dan Kewajiban Tabayyun

“Sesungguhnya orang-orang yang membawa ifki adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira berita bohong itu buruk bagi kamu, bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya, dan barangsiapa diantara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu, baginya adzab yang besar”.

[An Nur : 11]

Sejumlah pegiat media sosial dan elemen masyarakat pada minggu pagi (8/1/2017) yang lalu, menggelar Deklarasi Masyarakat Indonesia Anti-Hoax di simpang empat Ngarsopuro, Jl Slamet Riyadi Solo, di tengah keramaian Car Free Day (CFD). Selain di kota Bengawan, deklarasi serupa juga digelar serentak di 5 kota yang lain yaitu Semarang, Wonosobo, Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Kota Yogyakarta kabarnya  juga akan deklarasi pekan depan. Deklarasi ini menanggapi maraknya peredaran berita palsu alias hoax di media sosial di Indonesia belakangan ini. Mereka berkomitmen mengkampanyekan gerakan anti berita hoax yang cenderung meresahkan dan memecah belah bangsa.

Selanjutnya ...

Contact Us

Fakultas Geografi UMS
Surakarta: Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Surakarta
Telp. 62-271-717417 ext 151-153

Galery






Calendar