Subscribe News


 
E-mail
Name

 

Anda Pengunjung Ke:

free html visitor counters

User:


Mendambakan Kampusku yang Cantik


Rudiyanto

          RAPAT pimpinan terbatas Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) beberapa minggu yang Ialu menyoroti soal kebersihan kampus dan lingkungannya. Semakin banyak fasilitas kampus dan penambahan gedung yang baru perlu dicipta kultur bersih di kalangan penghuni kampus yang berisi sebanyak 27.000 mahasiswa dan lebih dari 400 karyawan. Kebersihan tidak tidak hanya tuntunan zaman tapi jadi amanat agama bahwa kebersihari adalah sebagian dari iman.

Utsukush Kuni adalah lokal bangsa Iepang yang tidak menganggap rerneh masalah kebersihan, bahkan dapat dibilang mereka sangat amat teliti dalam menjaga kebersihan dan kerapian.

          Itulah kenapa masyarakat jepang sangat serius dalam penanganan sampah. Mereka memiliki komitmen tinggi dan sangat disiplin dalam pengeloIaan sampah, baik sampah industri maupun sampah rumah tangga. Hampir tidak pernah ditemukan puntung rokok sekalipun di jalan dan tempat umum, tidak ada sampah yang menumpuk atau berceceran, semua sangat bersih dan rapi.

          Masyarakat Jepang tentu saja tidak mengenal ,konsep "kebersihan sebagian dari pada iman" sebagaimana yang ada di negeri-negeri muslim. Namun semangat dan disiplin mereka dalam menjaga kebersihan luar biasa kuatnya.

          Ironisnya di negeri-negeri yang mayoritas muslim seperti Indonesia kebersihan tampaknya hanyalah sebuah isapan jempol belaka. Ini tercermin dari mudahnya ditemukan tumpukan sampah yang menggunung di pinggir jalan, toilet-toilet umum, tak terkecuali toilet yang ada di lingkungan masjid sekalipun. Tidak jarang pula dijumpai di lingkungan sekolah, pesantren dan kampus yang notabene adalah tempat orang berilmu. keadaannva setali tiga uang.

Hal yarig paling terlihat adalah kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan. Sering terlihat orang membuang sampah melalui jendela mobil di jalan, warga yang membuang sampah di taman kota dan tempat umum lainnya membuang sampah ke sungai dan saluran air, meludah sembarangan hingga buang air kecil tanpa disiram hingga bersih. Kesadaran masyarakat masih sangat kurang baik dari lapisan atas maupun lapisan bawah, bahkan dari kalangan yang berpendidikan seperti di kampus sekalipun.

          UMS sebagai salah satu kampus dengan slogan wacana keilmuan dan keislaman tentu harus ikut serta berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan terutama lingkungan kampusnya. Akan tetapi masih banyak kalangan masyarakat kampus UMS yang belum sadar betul akan arti pentingnya kebersihan bagi kehidupan, sehingga mulai dari dini kita harus menannamkan prinsip 3M yang dipopulerkan oleh Aa Gym. yaitu: mulai diri sendiri, mulai dari hal-hal kecil, dan mu,lai saat ini juga.

          Demikian sedikit cuplikan dari ide pemikiran Drs. Priyono, M. Si. Selaku Dekan Fakultas Geografi UMS yang dituangkan di koran harian Jawa Pos Radar Solo tanggal 18 Februari 2015 di kolom UMS Bicara. Secara detail mengenai isi cuplikan dapat di download di sini.

 

Tanggal Posting: 9 maret 2015

Contact Us

Fakultas Geografi UMS
Surakarta: Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Surakarta
Telp. 62-271-717417 ext 151-153

Galery






Calendar