Subscribe News


 
E-mail
Name

 

Anda Pengunjung Ke:

free html visitor counters

User:


MEA, Peluang atau Bencana Bagi Umat


Drs. Priyono, M. Si

“Sesungguhnya Allah tak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri”

Pasar bebas ASEAN atau dikenal masyarakat umum dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah terwijud hampir sebulan terhitung sejak 31 desember 2015. Namun berita persiapan bangsa ini dalam menghadapi MEA tidak terdengar karena kalah dari hiruk pikuknya kasus pilkada serentah, papa minta saham, dan Gafatar.

Meski demikian sayup-sayup terdengar pro dan kontra dalam menyikapi datangnya MEA. Ada kalangan yang risau dan pesimis, sehingga khawatir dampak buruknya, tetapi ada pula yang optimis, sehingga memandangnya sebagai peluang untuk maju dan berkembang.

 Kesepakatan yang digagas oleh para pemimpin ASEAN dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) desember 1997 di Kuala Lumpur Malaysia dan dilanjutkan dengan KTT selanjutnya di Bali oktober 2003 itu telah mendeklarasikan bahwa pembentukan MEA akan dimulai pada tahun 2015.

MEA akan mengarahkan ASEAN memiliki empart karakteristik utama, yakni sebagai pasar tunggal dan basis produksi, sebagai kawasan ekonomi yang berdaya saing tinggi, sebagai kawasan dengah pembangunan ekonomi yang merata, dan sebagai kawasan yang terintegrasi penuh dengan ekonomi global.

Demikianlah cuplikan artikel yang ditulis oleh Bpk Drs. Priyono, M. Si, selaku dekan Fakultas Geografi UMS yang termuat dalam koran Jawa Pos Radar Solo, Jumat 15 Januari 2016. Secara lengkap artikel dapat di download di sini

Posting tanggal 4 Februari 2016

Contact Us

Fakultas Geografi UMS
Surakarta: Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Surakarta
Telp. 62-271-717417 ext 151-153

Galery






Calendar