Subscribe News


 
E-mail
Name

 

Anda Pengunjung Ke:

free html visitor counters

User:


Haji, what next?


Drs. Priyono, M. Si.

Berangsur angsur sejak 17 September  2016, jamaah haji asal Indonesia meninggalkan  Tanah Suci untuk kembali ke tanah air. Tentu banyak oleh-oleh yang dibawa pulang oleh para jamaah Mulai dari air zamzam, buah kurma, kismis, kacang arab, tasbih, sajadah, peci haji, hingga perhiasan emas arab.

Kedatangan mereka para kaum baji itu, telah ditunggu-tunggu oleh sanak-saudara, tetangga, bahkan boleh dikata seluruh Tanah Suci. Maka pantaslah jika umat menaruh harapan besar pada pundak Bapak dan Ibu haji tersebut agar kedatangannya kembali ke tanah air membawa perubahan signifikan dalam kehidupan bangsa ini.

Maka pertanyaan mendasar yang perlu diajukan adalah: setelah berhaji, what next? telah menunaikan ibadah haji mendapatkan posisi terhormat, perilakunya akan menjadi panutan;  sedangkan ucapan dan pandangan -pandangannya didengar dan diperhitungkan oleh masyarakat. Maka selayaknya ketika Pak dan Bu Haji kembali ke tanah air tak hanya membawa oleh-oleh materi semata, tapi juga membawa oleh-oleh yang lebih besar dan berharga.

Oleh-oleh yang tak akan habis jika dibagi-bagikan kepada orang lain bahkan justru bertambah dan semua orang pasti suka untuk menerimanya. Betapa sedihnya jika pergi haji hanya sekadar untuk me-nambah gelar H di depan nama, namun yang dengki tetap deng ki, yang bakhil malah makin menjadi-jadi, yang korup tetap korup. Jika seorang haji masih sama buruk dan jahatnya antara sebelum dan sesudah haji, itu pertanda bahwa kepergiannya ke tanah suci hanyalah sia-sia. Secara lengkap artikel dapat dibaca dan download di sini

 

Upload tanggal 27 September 2016

Contact Us

Fakultas Geografi UMS
Surakarta: Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Surakarta
Telp. 62-271-717417 ext 151-153

Galery






Calendar