Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Dusun Disen, Kadipiro, Sambirejo, Sragen. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program PkM P2AD yang didanai oleh LPPM UMS dengan dukungan Lazismu Sragen, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sambirejo, dan Paguyuban Ambiya’30.
Program ini berfokus pada pengelolaan Kampung Wakaf Air yang bertujuan menyediakan akses air minum higienis bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, tim Fakultas Geografi mendampingi masyarakat dalam pengelolaan Kampung Wakaf Air sekaligus mendukung pengembangan merek air minum lokal bernama Enbia.
Selain itu, tim juga merancang dan memasang sistem ozoniser serta tangki air stainless sebagai upaya pemurnian air sumur agar memenuhi standar higienitas untuk kebutuhan air minum dalam kemasan. Serah terima peralatan dilaksanakan bersama Lazismu Sragen dan PCM Sambirejo serta dihadiri perwakilan masyarakat setempat.
Dekan Fakultas Geografi UMS, Jumadi, Ph.D., menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi berbagai pihak dalam program ini. “Kami berharap keberadaan Kampung Wakaf Air ini tidak hanya menyediakan air bersih bagi warga, tetapi juga menjadi model pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya air secara mandiri dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Program ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi, lembaga zakat, dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi berbasis sumber daya lokal. (*)






