Audit Mutu Internal Jadi Momentum Transformasi, Fakultas Geografi UMS Perkuat Sistem dan Budaya Kinerja

Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) pada Sabtu (14/2). Kegiatan ini sebagai momentum transformasi kelembagaan untuk memperkuat sistem tata kelola, efektivitas pembelajaran, serta budaya kinerja berbasis evaluasi berkelanjutan. Audit dilakukan oleh Dr. Agung Riyardi, S.E., M.Si, Muhad Fatoni, dan Maryam.

Audit yang dilaksanakan dalam siklus Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) ini tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme evaluasi, tetapi juga sebagai instrumen refleksi strategis dalam memastikan seluruh unit kerja bergerak selaras dengan arah pengembangan fakultas dan universitas.

Penguatan Sistem yang Terstruktur

Dalam pelaksanaannya, audit meninjau berbagai aspek strategis, mulai dari perencanaan jangka panjang, tata kelola keuangan, manajemen sumber daya manusia, hingga implementasi pembelajaran dan pengelolaan laboratorium.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa Fakultas Geografi telah memiliki fondasi sistem yang kuat, antara lain:

  • Dokumen perencanaan strategis yang terstruktur dan termonitor secara berkala.

  • Sistem pengelolaan keuangan berbasis digital dan terdokumentasi.

  • Monitoring dan evaluasi pembelajaran yang berjalan rutin melalui sistem terintegrasi.

  • Dukungan laboratorium dengan inventarisasi digital dan SDM tersertifikasi.

  • Pelaksanaan survei kepuasan stakeholder sebagai dasar pengambilan keputusan berbasis data.

Capaian tersebut mencerminkan komitmen fakultas dalam membangun tata kelola yang akuntabel dan transparan.

Dari Evaluasi Menuju Akselerasi

Audit juga mengidentifikasi sejumlah area penguatan, khususnya dalam integrasi isu strategis ke dalam kurikulum, pengembangan sistem layanan laboratorium terintegrasi, serta penguatan dokumentasi integrasi penelitian dan pengabdian dalam pembelajaran.

Temuan yang bersifat observasi dan minor tersebut diposisikan sebagai peluang akselerasi, bukan sekadar koreksi administratif. Fakultas telah menyiapkan langkah tindak lanjut berupa penguatan regulasi internal, optimalisasi sistem informasi, pembentukan mekanisme keselamatan kerja laboratorium, serta penyusunan indikator evaluasi pembelajaran berbasis luaran.

Membangun Budaya Mutu Berkelanjutan

Pelaksanaan AMI menegaskan bahwa budaya mutu di Fakultas Geografi UMS tidak berhenti pada pemenuhan standar, tetapi terus bergerak menuju peningkatan kualitas yang terukur dan berkelanjutan.

Dengan pendekatan reflektif dan perbaikan sistematis, fakultas berkomitmen untuk menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap dinamika keilmuan, kebutuhan industri, serta tantangan global.

Audit Mutu Internal ini menjadi bukti bahwa evaluasi bukanlah akhir dari proses, melainkan titik awal untuk melangkah lebih progresif dalam penguatan institusi.

Berita Lainnya