Inovasi GBSS UMS Raih Bronze Medal di Malaysia Technology Expo 2026

Inovasi karya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Melalui inovasi GeoCell-Bag Slope Stabilizer (GBSS) yang dikembangkan oleh tim lintas program studi yang diketuai oleh Danang Ihsan Prabowo dari Fakultas Geografi, bersama anggota Bagus Setiyo Wicaksono dan Ridha Aulia Putri (Fakultas Geografi), serta Syazwina Firyaal Majiid dan Muhammad Dafa Aulia (Teknik Sipil), di bawah bimbingan Dr. Choirul Amin, S.Si., M.M., UMS berhasil meraih Bronze Medal pada ajang Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 yang berlangsung pada 8–11 April 2026 di World Trade Centre Kuala Lumpur, Malaysia.

GBSS merupakan sistem stabilisasi lereng berbasis geosintetik yang dirancang untuk mengatasi permasalahan erosi dan longsor, khususnya pada infrastruktur jalan di wilayah tropis dengan curah hujan tinggi. Inovasi ini hadir sebagai solusi atas tingginya risiko kerusakan lereng yang sering terjadi akibat peningkatan tekanan air dalam tanah saat musim hujan.

Keunggulan utama GBSS terletak pada konsep sistem terintegrasi yang menggabungkan pendekatan teknik dan ekologis. Pada bagian bawah lereng, digunakan geobag untuk memperkuat struktur tanah sekaligus membantu sistem drainase. Sementara itu, bagian atas lereng diperkuat dengan geocell, struktur berbentuk sarang lebah yang mampu meningkatkan daya dukung tanah dan mengurangi erosi permukaan.

Tidak hanya itu, sistem ini juga dipadukan dengan vegetasi seperti rumput vetiver yang memiliki akar kuat dan dalam, sehingga mampu memperkuat tanah secara alami. Kombinasi ini menjadikan GBSS sebagai solusi yang efektif, adaptif, serta ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Berita Lainnya