Pada hari Jumat, tanggal 8 Desember 2023, Fakultas Geografi mengadakan kuliah umum di Ruang eks LPPM 01 s.d LPPM 03. Kuliah umum tersebut membahas tentang “Development of Advance Microwave Remote Sensors and the Applications for Disaster and Environmental Monitoring” yang dipimpin oleh Profesor Josapahat Tetuko.
Dalam kuliah tersebut, Profesor Josapahat Tetuko membahas pentingnya pengembangan sensor microwave remote secara canggih dan penerapannya dalam pemantauan bencana dan lingkungan. Beliau menjelaskan bahwa berbagai peristiwa yang terjadi di Bumi secara berkala dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap transportasi, infrastruktur, serta kondisi cuaca baik di siang maupun di malam hari.
Untuk melakukan penelitian dan pendidikan mengenai sistem dan aplikasi SAR (Synthetic Aperture Radar), dibutuhkan sensor yang akurat dan canggih. SAR, yang merupakan singkatan dari Synthetic Aperture Radar, merupakan teknologi pemantauan jarak jauh yang menggunakan gelombang mikro untuk membuat gambar 2D atau 3D dari permukaan Bumi, bahkan di dalam kondisi cuaca buruk atau di malam hari.
Profesor Josapahat Tetuko juga menyoroti bahwa SAR saat ini sedang mengalami perkembangan dan penerapan yang pesat. Teknologi ini sedang dikembangkan dan diterapkan untuk berbagai platform seperti UAV (Unmanned Aerial Vehicle), pesawat terbang, sistem platform ketinggian tinggi (HAPS), serta mikrosatelit khususnya dalam konteks pesawat udara dan sistem SAR pada mikrosatelit.
Kuliah umum ini memberikan wawasan yang mendalam tentang bagaimana teknologi microwave remote sensor, khususnya SAR, dapat digunakan untuk mengatasi tantangan dalam pemantauan bencana dan lingkungan. Para peserta kuliah, yang terdiri dari mahasiswa dan dosen diberi pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pengembangan teknologi ini untuk menjaga keamanan dan keberlanjutan lingkungan kita.






